Collision Diagram Analysis and Weighted Ranking of Accident-Prone Areas (Black Spots) on the Road Network of Padangsidimpuan City

Collision Diagram Analysis and Weighted Ranking of Accident-Prone Areas (Black Spots) on the Road Network of Padangsidimpuan City

Authors

  • Ahmad Rafii Civil Engineering Study Program, Universitas Graha Nusantara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55299/ijoss.v3i1.48

Keywords:

traffic accident, black spot, collision diagram, multi-criteria weighting, road safety

Abstract

Padangsidimpuan City records traffic accidents concentrated on several road segments, yet mitigation efforts have generally focused on identifying accident-prone locations without examining collision characteristics. This study aims to rank accident-prone areas (black spots) using a multi-criteria weighting method, analyze collision patterns through collision diagrams, identify dominant contributing factors, examine the relationship between road geometry, vehicle speed, and accident patterns, and formulate segment-specific countermeasures. A quantitative descriptive approach was employed using 2021 traffic accident records from the Padangsidimpuan Traffic Police together with field surveys of road geometry and spot speeds. Black-spot ranking was based on casualty severity, road function, road status, and material losses. The results identified Jenderal Sudirman Road as the highest-ranked black spot (score = 49), followed by H.T. Rizal Nurdin Road (47), Abdul Haris Nasution 1 Road (35), Raja Inal Siregar Road (31), and Imam Bonjol Road (30). Collision diagram analysis identified head-on collisions as the dominant crash pattern, with Jenderal Sudirman Road recording the highest proportion (5 of 9 crashes; 55.6%). Human factors, particularly excessive speed and driver negligence, were the dominant contributing factors, reinforced by inadequate road infrastructure, including the absence of speed-limit signs, black-spot warning signs, and median separation. The study recommends speed management measures, installation of warning signs and rumble strips, median or centerline improvements, and implementation of a School Safety Zone (ZoSS) on school-front road segments. These findings provide practical guidance for transportation agencies and road authorities in prioritizing data-driven road safety improvements.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adietya, M. I. (2021). Peningkatan keselamatan lalu lintas di ruas Jalan Petapahan-Suram KM. 59-60 Desa Petapahan Kabupaten Kampar [Road safety improvement on the Petapahan-Suram KM. 59-60 road segment, Petapahan Village, Kampar Regency] [Undergraduate thesis, Indonesian Land Transportation Polytechnic (PTDI-STTD)].

American Association of State Highway and Transportation Officials. (1990). A policy on geometric design of highways and streets. AASHTO.

Azizirrahman, M., Wicaksono, A., & Effendi, A. (2015). Analisis faktor penyebab kecelakaan lalu lintas berdasarkan model Hobbs pada ruas jalan perkotaan [Analysis of traffic accident contributing factors based on the Hobbs model on urban road segments]. Jurnal Rekayasa Sipil, 9(2), 88-97.

Badan Pusat Statistik Kota Padangsidimpuan. (2022). Padangsidimpuan dalam angka 2022 [Padangsidimpuan in figures 2022]. BPS Kota Padangsidimpuan.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Manual kapasitas jalan Indonesia (MKJI) [Indonesian highway capacity manual]. Departemen Pekerjaan Umum.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. (2007). Pedoman operasi Accident Investigation Unit/Unit Penelitian Kecelakaan Lalu Lintas [Accident Investigation Unit operating guidelines]. Kementerian Perhubungan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. (2013). Petunjuk teknis perlengkapan jalan [Technical guidelines for road furniture]. Kementerian Perhubungan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. (2018). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 3582 Tahun 2018 tentang pedoman teknis pemberian prioritas keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki pada kawasan sekolah melalui penyediaan Zona Selamat Sekolah [Regulation No. 3582 of 2018 on technical guidelines for prioritizing pedestrian safety and comfort in school areas through School Safety Zones]. Kementerian Perhubungan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat. (2006). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 3236 Tahun 2006 tentang uji coba penerapan Zona Selamat Sekolah di 11 (sebelas) kota di Pulau Jawa [Regulation No. 3236 of 2006 on the pilot implementation of School Safety Zones in 11 cities in Java]. Kementerian Perhubungan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat. (2014). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 1304 Tahun 2014 tentang Zona Selamat Sekolah (ZoSS) [Regulation No. 1304 of 2014 on School Safety Zones]. Kementerian Perhubungan.

Hobbs, F. D. (1995). Perencanaan dan teknik lalu lintas [Traffic planning and engineering] (Indonesian translation). Gadjah Mada University Press.

Kawulur, C. I., Sendow, T. K., & Lintong, E. (2013). Analisa kecepatan yang diinginkan oleh pengemudi: Studi kasus ruas jalan Manado-Bitung [Analysis of desired driver speed: A case study of the Manado-Bitung road segment]. Jurnal Sipil Statik, 1(3), 210-216.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2014 tentang rambu lalu lintas [Regulation No. 13 of 2014 on traffic signs].

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 111 Tahun 2015 tentang tata cara penetapan batas kecepatan [Regulation No. 111 of 2015 on speed limit determination procedures].

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 27 Tahun 2018 tentang alat penerangan jalan [Regulation No. 27 of 2018 on road lighting devices].

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 67 Tahun 2018 tentang marka jalan [Regulation No. 67 of 2018 on road markings].

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2018). Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum Nomor 02/SE/M/2018 tentang pedoman perencanaan teknis fasilitas pejalan kaki [Circular Letter No. 02/SE/M/2018 on technical planning guidelines for pedestrian facilities].

Maulana, A. (2022). Peningkatan keselamatan lalu lintas pada ruas Jalan Jenderal Sudirman Desa Palopat Maria Kota Padangsidimpuan [Traffic safety improvement on Jenderal Sudirman Road, Palopat Maria Village, Padangsidimpuan City] [Undergraduate thesis, Indonesian Land Transportation Polytechnic (PTDI-STTD)].

Munawar, A. (2004). Manajemen lalu lintas perkotaan [Urban traffic management]. Beta Offset.

Murjanto, D. (2012). Panduan teknis 1: Rekayasa keselamatan jalan [Technical guideline 1: Road safety engineering]. Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Muzammil, M. R. (2021). Peningkatan keselamatan lalu lintas pada ruas Jalan Raya Nibung di Kabupaten Bangka Tengah [Traffic safety improvement on Nibung Road, Central Bangka Regency] [Undergraduate thesis, Indonesian Land Transportation Polytechnic (PTDI-STTD)].

Nauval, H. (2022). Analisis penetapan Zona Selamat Sekolah di Jalan Abdul Haris Nasution 1 Kota Padangsidimpuan [Analysis of School Safety Zone determination on Abdul Haris Nasution 1 Road, Padangsidimpuan City] [Conference paper, Indonesian Land Transportation Polytechnic (PTDI-STTD)].

Pemerintah Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan [Law No. 38 of 2004 on roads].

Pemerintah Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan [Law No. 22 of 2009 on traffic and road transportation].

Pemerintah Republik Indonesia. (2011). Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2011 tentang manajemen dan rekayasa, analisis dampak, serta manajemen kebutuhan lalu lintas [Government Regulation No. 32 of 2011 on traffic management, engineering, impact analysis, and demand management].

Pemerintah Republik Indonesia. (2013). Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang jaringan lalu lintas dan angkutan jalan [Government Regulation No. 79 of 2013 on the traffic and road transportation network].

Saputra, A. D. (2017). Studi tingkat kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia berdasarkan data KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dari tahun 2007-2016 [A study of road traffic accident rates in Indonesia based on National Transportation Safety Committee data, 2007-2016]. Jurnal Penelitian Transportasi Darat, 19(3), 179-190.

Soejachmoen, K. (2004). Keselamatan pejalan kaki dan transportasi [Pedestrian safety and transportation]. Jurnal Transportasi, 4(2), 45-56.

Sobirin, A. (2021). Peningkatan keselamatan lalu lintas pada ruas Jalan Bangsalsari di Kabupaten Jember [Traffic safety improvement on Bangsalsari Road, Jember Regency] [Undergraduate thesis, Indonesian Land Transportation Polytechnic (PTDI-STTD)].

Standards Australia/Standards New Zealand. (1999). AS/NZS 4360:1999 Risk management. Standards Association of Australia.

Sugiyanto, G., & Mina, Y. S. (2015). Characteristics of traffic accidents and traffic safety education from an early age: A case study in Purbalingga District. Semesta Teknika, 18(1), 65-75.

Sukirman, S. (1999). Dasar-dasar perencanaan geometrik jalan [Fundamentals of road geometric design]. Nova.

Sukirman, S. (2003). Dasar-dasar perencanaan geometrik jalan [Fundamentals of road geometric design] (Rev. ed.). Nova.

World Health Organization. (2018). Global status report on road safety 2018. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Rafii, A. (2026). Collision Diagram Analysis and Weighted Ranking of Accident-Prone Areas (Black Spots) on the Road Network of Padangsidimpuan City . International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS), 3(1), 321–340. https://doi.org/10.55299/ijoss.v3i1.48

Issue

Section

Research Article
Loading...